Banyak orang berpikir bahwa berinteraksi dengan pasien psikotik adalah sesuatu yang mengerikan. Ternyata kekhawatiran tersebut bahkan juga menghinggapi sebagian mahasiswa psikologi. Oleh karena itu 5 Mei 2015 lalu, mahasiswa dari mata kuliah Psikologi Abnormal dan Psikologi Klinis berkesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan sehari-hari pasien psikotik di Rumah Sakit Menur Surabaya, sebagai rumah sakit tipe A rujukan untuk Psikotik.
Dibagi ke dalam 5 kelompok yang masing-masing dibimbing oleh satu psikiater, para mahasiswa diajak untuk berinteraksi langsung dan menginterview pasien psikotik di RS Menur. Hasil interview tersebut lalu dicocokkan dengan rekam medis masing-masing pasien.
“Ada pasien yang merasa dirinya mampu berbicara dalam banyak bahasa, tapi sebenarnya ngga. Ada juga yang merasa dirinya demonstran, jadi teriak-teriak seperti demo begitu”, ujar Elizabeth Theresa, salah satu mahasiswa kelas Psikologi Abnormal.



