Para mahasiswa kelas Psychology of Scriptwriting kedatangan tamu pada Senin, 15 Mei 2017 yang lalu. Ibu Karin Binanto, seorang penulis script dan sutradara, hadir untuk memberikan kuliah tamu mengenai pembuatan film. Kuliah ini diadakan untuk memperkaya pengetahuan para mahasiswa terkait film, yang diharapkan dapat membantu mereka dalam membuat tugas ujian akhir semester mereka, yakni sebuah film pendek.

IMG_7686s

Ibu Karin memiliki ketertarikan di bidang perfilman sejak SMA. Pada waktu itu, beliau telah mulai membuat film bersama dengan teman-temannya. Beliau juga pernah bekerja bersama Hanung Bramantyo, seorang sutradara kenamaan Indonesia, serta menjadi co-director (asisten sutradara) film Habibie & Ainun.

IMG_7661s

Pada kesempatan kali ini, beliau memutarkan salah satu filmnya yang berjudul, “Sapu Tangan Fang Yin.” Pada film yang bertemakan kerusuhan Mei 1998 ini, beliau berperan sebagai sutradara dan penulis naskah berdasarkan puisi esai Denny J. A. Setelah film berdurasi sekitar 48 menit tersebut diputarkan, Ibu Karin membahas proses pembuatannya, mulai dari penggarapan naskah, story breakdown, story board, syuting, pemilihan angle, pemilihan shot, serta editing. Beliau menjelaskan bagaimana ia dapat membuat film tersebut hanya dalam 4 hari syuting, 1-2 bulan secara keseluruhan, dengan 20-30an orang kru.

Film ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, seperti komunitas pecinta film maupun sebuah kedubes di luar negeri. Tak hanya itu, ternyata film ini juga mendapat tanggapan yang baik dari para WNI yang menjadi korban kekerasan dalam peristiwa kerusuhan Mei 1998. “The film heals them because it represents pengalaman mereka,” ujar Ibu Karin.

IMG_7677s

Selain membahas film “Sapu Tangan Fang Yin”, Ibu Karin juga menjelaskan beberapa teori mengenai film, seperti 180-degree rule yang diterapkan saat mengambil shot dua orang pemeran yang posisinya berhadapan dalam sebuah percakapan. Aturan ini penting untuk ditaati agar penonton tidak bingung saat menonton adegan tersebut.

Kuliah tamu berdurasi kurang lebih 2 jam ini berlangsung dengan penuh antusiasme para mahasiswa. Berbagai pertanyaan terkait dengan pembuatan film dilontarkan mereka kepada sang narasumber yang mengenyam pendidikan film directing-nya di Columbia College Hollywood.