Bangkok, 21 Maret 2025
UC Berbagi Praktik Baik Quality Assurance di Kancah Internasional

Sebagai upaya untuk memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, berbagai lembaga internasional terus menjalin kerja sama strategis lintas negara. Salah satunya adalah penyelenggaraan pelatihan peningkatan mutu internal melalui program TrainIQA ASEAN-QA.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) dan HRK (German Rector’s Conference) dalam kerangka program DIES (Dialogue on Innovative Higher Education Strategies). Penyelenggaraan pelatihan ini dipercayakan kepada Centre for Quality Development, University of Potsdam, yang bertanggung jawab merancang dan memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan. Dalam pelaksanaannya, mereka menggandeng sembilan trainer dari kawasan ASEAN dan Austria, dengan empat di antaranya berasal dari ASEAN.
Sebagai bagian dari kontribusi dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi di tingkat regional, Universitas Ciputra turut ambil bagian dalam TrainIQA ASEAN-QA Workshop I, yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 17–21 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan tahap awal dari rangkaian pelatihan yang akan berlanjut ke Workshop II di Jerman, dan ditutup dengan Workshop III yang akan dilaksanakan secara daring pada akhir tahun.

Berikut nama-nama 9 trainer pada kegiatan ini:
- Berit Stoppa – Senior Desk Officer, DIES team, German Academic Exchange Service (DAAD), Jerman
- Benjamin Jung – TrainIQA Projcet Coordinator, Departement of Higher Education Studies, Centre for Quality Development (ZfQ), University of Potsdam, Jerman
- Dr. Duu Sheng Ong – Multimedia University, Malaysia
- Frank Niedermeier – Head and TrainIQA Projcet Leader, Departement of Higher Education Studies, Centre for Quality Development (ZfQ), University of Potsdam, Jerman
- Lenny Rosita, S.T., M.MT. – Head, Institutional Development and Quality Enhancement – Executive Board Office, Universitas Ciputra Surabaya
- Lucila R. Calairo – Quality Assurance Director, De La Salle University – Dasmariñas, Filipina
- Prof. Dr. Rajkumar Durairaj – Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia
- Oliver Vettori – Dean Accreditation & Quality Management / Director for Program Management and Teaching & Learning Affairs, Vienna University of Economics and Business (WU), Austria
- Peter Zervakis – Head of Section, Higher Education in Germany and Europe, the German Rector’s Conference (HRK), Germany.
Salah satu dari trainer ASEAN yang berperan dalam kegiatan ini adalah Lenny Rosita, S.T., M.MT., yang berasal dari Universitas Ciputra Surabaya. Kehadiran beliau dalam program ini mencatat sejarah baru di ASEAN-QA, sebagai trainer pertama dari Indonesia yang dilibatkan secara langsung dalam TrainIQA ASEAN-QA.
Pelatihan ini diikuti oleh 29 peserta dari berbagai negara di kawasan ASEAN. Para peserta dibagi ke dalam tiga group, dan masing-masing group didampingi oleh tim trainer. Keterlibatan para trainer menjadi elemen kunci dalam menjaga kualitas proses pembelajaran serta mendukung keberhasilan proyek institusional peserta.
Pada kegiatan ini Ibu Lenny Rosita dan Prof. Dr. Ir. Rajkumar Durairaj dari Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Malaysia diberikan tanggung jawab untuk mendampingi Group 3, yang terdiri dari 10 peserta. Dalam perannya sebagai mentor, mereka membimbing peserta untuk merancang proyek peningkatan mutu di institusi masing-masing. Proyek-proyek ini akan dikembangkan dan didampingi sepanjang periode Maret hingga November 2025.

Selain menjadi mentor, Ibu Lenny bersama Prof. Dr. Ir. Rajkumar menjadi pembicara paralel pada sesi “Stakeholders and Roles in QA”. Sesi ini dirancang dalam bentuk simulasi roleplay yang interaktif, yang bertujuan untuk menggambarkan tantangan riil dalam merancang sistem evaluasi pembelajaran yang tanggap terhadap umpan balik mahasiswa. Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana struktur organisasi di perguruan tinggi, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, memengaruhi dan membentuk peran mereka dalam sistem penjaminan mutu (QA).
Salah satu kutipan inspiratif dari sesi ini adalah:
“Quality is a symphony, where every instrument (role) plays a vital part.”
Kutipan ini menjadi pengingat bahwa mutu pendidikan bukanlah tanggung jawab individu atau satu unit semata, melainkan hasil kerja sinergis seluruh elemen institusi.
Keterlibatan Ibu Lenny dalam kegiatan ini bukan hanya membawa nama baik Universitas Ciputra, tetapi juga mencerminkan peran aktif Indonesia dalam forum internasional penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Penulis: Kezia Elice Yulianto (Mahasiswa Prodi ISB, Angkatan 2022), Vincentia Jennifer Evelyn Tjioe (Mahasiswa Prodi ISB, Angkatan 2022)
Editor: Yuliana Indah (Mahasiswa Prodi MEM, Angkatan 2024)
