Literasi dalam Bingkai  Islam: MCUC dan UC Library Rangkul Mahasiswa Lewat iTalk dan Buka Puasa Bersama

Kamis (13/3) lalu, UKM Moslem Community Universitas Ciputra (MCUC) berkolaborasi dengan Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya menghadirkan kegiatan iTalk (Innovation Talk) bertajuk “Literasi dalam Agama Islam”. Acara diskusi dan diakhiri dengan buka puasa bersama ini menjadi wadah bagi mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya untuk memahami lebih dalam esensi literasi khususnya dalam agama Islam—sebuah nilai yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter.

Acara dibuka dengan sambutan dari Yehuda Abiel, S.Sos, M.A. selaku kepala Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya, yang membangkitkan semangat peserta akan pentingnya literasi digital dalam bingkai Islam. Ia mengungkapkan bahwa Islam sejak dahulu telah melahirkan ilmuwan visioner, seperti Abu Rayhan Muhammad ibn Ahmad al-Biruni, ahli dari Asia Tengah yang pemikirannya melampaui zamannya dan seorang sosok yang sangat dekat dengan teknologi. “Islam adalah agama yang sangat visioner, dan literasi—baik tradisional maupun digital—adalah fondasi untuk membangun peradaban,” tegasnya.

Suryadi Kusniawan, S.Hum., M.Hum. selaku pembina MCUC, juga menyampaikan pesan mendalam. “Di bulan yang penuh berkah ini, mari jadikan waktu kita untuk merenung, menata kehidupan, dan menumbuhkan literasi budaya. Sebagai insan beragama, kita harus membekali diri dengan literasi yang baik. Kemuliaan manusia ditentukan oleh amal dan ketaatannya,” ucap salah satu dosen di Universitas Ciputra tersebut.

Acara yang diadakan di Library Lounge, UC Main Building lantai 2A ini menghadirkan Ustad Faiz Amin, A.G. dari dari Pondok Pesantren Asy-Syahadah Sidoarjo sebagai narasumber utama. Dengan gaya tutur yang lugas dan inspiratif, Ustad Faiz mengajak peserta untuk merenungi betapa pentingnya literasi dalam Islam, tidak hanya dalam membaca, namun memahami dan mengamalkan ilmu. “Jadikan bulan Ramadan ini bukan hanya sebagai momentum buka bersama, tapi sebagai waktu untuk meningkatkan kualitas diri dan melatih disiplin—sebuah literasi ruhani yang menuntun pada kebaikan,” ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh 59 peserta yang terdiri dari mahasiswa yang berasal dari berbagai jurusan di Universitas Ciputra ini berlangsung hangat dan penuh semangat. Suasana interaktif terasa sepanjang acara, di mana peserta antusias berbagi pandangan dan bertanya kepada narasumber. Diskusi seputar sejarah literasi Islam, tantangan digitalisasi, hingga dampaknya dalam kehidupan sehari-hari, membuka cakrawala baru bagi para peserta.

Ilham Habibi Al Buchori selaku pengurus anggota Syiar MCUC yang juga mahasiswa International Business Management – Reguler Class (IBM-RC), mengungkapkan harapannya, “Saya berharap acara ini bisa menambah wawasan peserta tentang sejarah literasi dalam Islam dan dampaknya dalam kehidupan beragama. Semoga kegiatan ini memperkuat rasa kekeluargaan MCUC dan semoga ke depan ada lebih banyak kolaborasi inovatif dengan UC Library. Terima kasih kepada Bapak Abi dan seluruh tim UC Library atas dukungan luar biasa yang telah membuat organisasi kami semakin aktif dan eksis.”

Acara ditutup dengan sesi buka puasa bersama, yang menyatukan peserta dalam momen kebersamaan penuh kehangatan, diiringi senyum dan canda tawa. Tak lupa, sesi foto bersama menjadi penutup yang manis—merekam kenangan indah dalam bingkai ukhuwah. Panitia acara berharap, acara ini tak hanya berhenti sebagai acara, tapi menjadi gerakan kecil untuk menumbuhkan kesadaran literasi keislaman di kalangan mahasiswa. Sebab, literasi dalam Islam bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan menjadi cahaya bagi sekitar. Sebuah langkah kecil, menuju peradaban besar.

Ditulis oleh: Aurel Sukma Ratih