
UKM Balawarta Universitas Ciputra Surabaya mengadakan program Balavisit ke Alun-Alun Surabaya pada 11 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan liputan sekaligus mempererat hubungan antaranggota dan fungsionaris. Selain itu, dengan adanya kegiatan Balavisit juga dapat memberikan wawasan baru mengenai sejarah destinasi Alun-Alun Surabaya bagi anggota, terutama mereka yang berasal dari luar Surabaya. Program ini diikuti oleh 14 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Sebelum memulai eksplorasi di Alun-Alun Surabaya, para peserta terlebih dahulu mengunjungi pusat informasi untuk memperoleh informasi lebih mendalam mengenai destinasi wisata tersebut.
“Alun-Alun Surabaya merupakan tempat berkumpulnya masyarakat Surabaya untuk melakukan berbagai macam kegiatan. Di sini terdapat beragam fasilitas, seperti Rumah Bahasa untuk mempelajari bahasa Jawa, serta Rumah Kreatif yang sering digunakan untuk belajar menari. Jika ingin mengadakan diskusi atau rapat, ruangan di lantai bawah juga dapat digunakan secara gratis,” jelas salah satu pegawai pusat informasi.
Setelah memperoleh informasi terkait fasilitas yang ada, para peserta mulai berkeliling untuk mengambil dokumentasi yang akan mereka gunakan untuk bahan lomba fotografi dan liputan. Area pertama yang dikunjungi adalah area basement, tempat untuk menyaksikan pameran lukisan. Tema pameran pada hari itu adalah potret suasana Alun-Alun Surabaya pada tahun 1930-an, serta sejumlah potret rumah para pahlawan revolusi. Selama mengamati pameran, pembina UKM, Bapak Chrisyandi, turut memberikan penjelasan mengenai sejarah di balik dokumentasi yang dipamerkan. Beliau juga memotret interaksi para anggota dan fungsionaris, serta memotret momen kebersamaan melalui kamera.
Selesai mengumpulkan dokumentasi untuk bahan perlombaan dan liputan, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama di Jalan Tunjungan. Momen makan siang tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antaranggota dan fungsionaris Balawarta sekaligus menikmati suasana kebersamaan.


