
Belajar Bisnis Ditemani “Co-Founder” AI: Adopsi ActionAI untuk Memperkuat Kurikulum Entrepreneurship UC
Bayangkan belajar bisnis sambil memulai usaha pertama Anda, didampingi rekan pendiri berbasis AI yang siap membantu kapan saja: menyusun riset pasar, menguji ide, hingga merancang strategi peluncuran produk. Bagi mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya, gambaran itu kini menjadi kenyataan.
Pada 9 September 2026, cabang Indonesia dari UD IMPACT, perusahaan pendidikan dan inovasi asal Korea Selatan, mengumumkan kerja sama komersial dengan Universitas Ciputra untuk mengintegrasikan solusi ActionAI ke dalam kurikulum reguler. Kabar ini diliput oleh media ekonomi Korea, Seoul Economic TV, dan menjadikan UC sebagai mitra perguruan tinggi pertama penerima ActionAI di Indonesia.
Kewirausahaan Berbasis AI, Bukan Sekadar Pelatihan Singkat
Berbeda dari seminar atau bootcamp sesaat, ActionAI akan tertanam sebagai “sistem operasi” dalam mata kuliah kewirausahaan di UC. Teknologi AI generatif ini berperan sebagai co-founder virtual yang mendampingi mahasiswa menyempurnakan model bisnis mereka.
Mahasiswa akan menggunakannya di seluruh tahapan membangun usaha: merumuskan masalah, riset pasar, menyusun business model canvas, strategi go-to-market, validasi pelanggan, optimalisasi produk, hingga tahap scaling. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung belajar bisnis dengan dukungan AI, persis seperti cara kerja startup modern.
UD IMPACT juga akan melatih para dosen UC sebagai fasilitator ActionAI. Artinya, pendampingan dan penilaian kewirausahaan berbasis AI dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan di dalam kampus.
Mengapa Universitas Ciputra?
Pilihan ini bukan kebetulan. Sejak awal, Universitas Ciputra menempatkan kewirausahaan sebagai inti dari seluruh proses pendidikan yang dikelola oleh departemen Entrepreneurship & Venture Development, sejalan dengan semangat “Creating World Class Entrepreneurs”. Rekam jejak UC dalam melahirkan pendiri usaha inovatif di Indonesia dan Asia Tenggara membuat UD IMPACT melihat kampus ini sebagai sumber talenta wirausaha yang strategis.
Perwakilan UD IMPACT bahkan menyebut kerja sama ini sebagai bukti nyata adanya kebutuhan platform AI yang praktis di pendidikan tinggi Indonesia. Ke depan, model pembelajaran yang dimulai di UC direncanakan menjadi standar untuk diperluas ke berbagai kampus negeri maupun swasta di Jakarta, Surabaya, dan kota-kota lain, sejalan dengan strategi nasional pengembangan talenta AI.
Belajar Bisnis dengan AI: Bekal Nyata untuk Masa Depan
Bagi calon mahasiswa dan orang tua yang mencari universitas swasta terbaik di Surabaya, kabar ini memberi satu jawaban penting: di UC, mahasiswa dipersiapkan bukan hanya untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi untuk memimpinnya. Kombinasi pola pikir wirausaha dan kecakapan memanfaatkan AI adalah bekal yang semakin dicari, baik untuk membangun bisnis sendiri maupun berkarier di perusahaan global.
Ingin menjadi bagian dari generasi wirausaha berkelas dunia? Kenali lebih jauh program-program Universitas Ciputra dan mulailah perjalanan Anda di sini.

Learning Business with an AI Co-Founder: Universitas Ciputra Becomes Indonesia’s First Campus to Adopt ActionAI
Imagine learning business while launching your first venture, with an AI co-founder who is ready to help at any hour: running market research, testing ideas, and mapping out a launch strategy. For students at Universitas Ciputra (UC) Surabaya, that picture is now a reality.
On 9 September 2026, the Indonesian branch of UD IMPACT, a South Korea-based education and innovation company, announced a commercial agreement with Universitas Ciputra to integrate its ActionAI solution into the regular curriculum. The news was covered by Korean business outlet Seoul Economic TV, and it makes UC the first university in Indonesia to receive ActionAI.
AI-Powered Entrepreneurship, Not Just a Short Workshop
Unlike a one-off seminar or bootcamp, ActionAI will be embedded as an “operating system” across UC’s entrepreneurship courses. The generative AI platform acts as a virtual co-founder, helping students refine their business models.
Students will use it at every stage of building a venture: defining the problem, researching the market, drafting a business model canvas, planning a go-to-market strategy, validating customers, optimizing the product, and scaling up. Rather than only studying theory, students get hands-on practice in learning business with AI support, the way modern startups actually work.
UD IMPACT will also train UC lecturers as ActionAI facilitators, so AI-based entrepreneurship coaching and assessment can continue independently and sustainably on campus.
Why Universitas Ciputra?
The choice is no coincidence. From day one, Universitas Ciputra has placed entrepreneurship at the heart of everything it teaches, guided by its mission of “Creating World Class Entrepreneurs.” UC’s track record of producing innovative founders across Indonesia and Southeast Asia led UD IMPACT to see the university as a key source of entrepreneurial talent.
A UD IMPACT representative described the partnership as clear evidence of demand for practical AI platforms in Indonesian higher education. Building on UC as its starting point, the company plans to turn this model into a standard for public and private universities in Jakarta, Surabaya, and beyond, in line with Indonesia’s national AI talent strategy.
Learning Business with AI: Real Skills for the Future
For prospective students and parents looking for the best private university in Surabaya, this news answers an important question: at UC, students are prepared not just to keep up with the future, but to lead it. The combination of an entrepreneurial mindset and the ability to harness AI is increasingly valued, whether graduates go on to build their own companies or join global organizations.
Ready to join a generation of world-class entrepreneurs? Explore Universitas Ciputra’s programs and start your journey here.