Mahasiswa Arsitektur UC Rancang Fasilitas Outbound bagi Tunanetra.
11 Januari 2026
Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Ciputra (UC) merancang fasilitas outbound, atletik, dan taman bermain inklusif bagi tunanetra di Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB). Rancangan ini ditujukan untuk menghadirkan ruang luar yang aman dan setara, sekaligus mendorong kemandirian serta interaksi sosial penyandang disabilitas netra.
Desain mengusung pendekatan arsitektur inklusif dengan mengandalkan indra peraba dan pendengaran. Mahasiswa menerapkan guiding block, perbedaan tekstur lantai, elevasi seragam, serta material penahan benturan seperti pasir dan karet berfinishing non-slip guna meningkatkan keamanan pengguna.
Dosen Arsitektur UC Prof Christina Eviutami Mediastika menegaskan desain tak bisa lagi bersifat visuocentric. “Bagi tunanetra, ruang dipahami lewat tekstur dan suara,” ujarnya. Area bermain dan olahraga dibedakan melalui material dan penanda suara, termasuk zona sensori dari material daur ulang.
Hasil desain akan digunakan sebagai proposal penggalangan dana bersama YPAB untuk mewudjudkan fasilitas tersebut. Sejumlah pihak, termasuk komunitas DADAA, telah menyatakan ketertarikan. Proyek ini menjadi contoh peran pendidikan arsitektur dalam menjawab isu sosial secara nyata. (omy/gal)

