Mayra Asih: Maskot Baru Mayasi Karya Mahasiswa UC

Tahukan kamu nama dari maskot Mayasi?

Perkenalkan Mayra Asih, maskot baru Mayasi. Ia lahir dari tangan kreatif para mahasiswa VCD (Visual Communication Design) dari Universitas Ciputra (UC). Proyek perancangan maskot ini merupakan kolaborasi antara perusahaan Mayasi dan mahasiswa semester 5 yang mengambil kelas peminatan Commercial Illustration.

Sebanyak 24 mahasiswa yang tergabung dalam proyek ini dibagi ke dalam 8 kelompok dari Angkatan 2022. Pertemuan awal dosen Mata Kuliah Commercial Illustration, Evan Praditya Pratomo, S.Des., M.Ds. dengan pihak Mayasi dilakukan di bulan April 2024. Kemudian mahasiswa mulai bekerja secara intensif dari minggu ke-7 di kelas Commercial Illustration.

Dengan tujuan mengasah kemampuan mahasiswa dalam menangani real client, proyek ini memberikan pengalaman langsung yang bermanfaat bagi para mahasiswa, sekaligus menjadi langkah inovatif bagi Mayasi dalam memperbarui maskot brand mereka.

Pengaplikasikan pengetahuan mereka mengenai brand development, color theory, dan advertising, mahasiswa VCD mempresentasikan ide mereka di hadapan klien, menerapkan riset serta inspirasi visual ke dalam desain. Proses pengerjaan proyek ini mulai dari mengumpulkan inspirasi, membuat moodboard, sketsa awal, menciptakan action pose character serta merancang mockup dari maskot berlangsung selama 4 minggu.

Selain keterampilan teknis, proyek ini juga membantu mahasiswa dalam memahami pentingnya maskot dalam sebuah brand. Dimana sebuah maskot dapat berfungsi sebagai elemen personal yang membantu brand lebih dekat dengan konsumen, menciptakan keterikatan emosional yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian.

Dari seluruh karya yang dihasilkan, Mayasi memilih maskot yang paling sesuai dengan visi mereka, yaitu maskot buatan Gerald Hartanto, Viny Fitria, dan Jennifer Christina Dinata sebagai pemenang utama.Tidak hanya dari segi visual, pihak Mayasi juga menilai dari bagaimana karakter maskot tersebut mampu merepresentasikan nilai-nilai dan produk dari Mayasi.

Maskot mereka yang diberi nama “Mayra Asih” atau biasa disingkat Mayasi, adalah seorang saleswoman bertubuh mungil yang ceria dan penuh semangat. Dengan penampilan khas yang memadukan budaya Jepang dan pattern batik, Mayra sering mengenakan kimono berwarna cerah dengan pita besar di atas kepala yang menjadi ciri khas gaya fashion-nya.

Hasil proyek ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa UC, karena sebelumnya maskot ini tidak memiliki nama resmi. Dengan pembaruan ini, Mayasi berharap maskot baru mereka dapat lebih menarik perhatian konsumen, mengingat tren desain maskot yang kini lebih mengarah pada storytelling dan relevansi visual yang menarik bagi konsumen.

Maskot Mayra Asih diharapkan menjadi sosok yang personal dan mampu menciptakan emotional connection dengan konsumen, seiring dengan meningkatnya kebutuhan brand untuk menghadirkan maskot yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu memicu rasa ingin tahu atau FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan konsumen.

Proyek ini tidak hanya memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar, tetapi juga menekankan pentingnya penerapan teori dalam kehidupan nyata, yang tentunya akan menjadi bekal berharga saat mereka terjun ke dunia profesional. (Viv)

Artikel lain