Outlining Design 2026 CH2OMA

Surabaya, Mei 2026 – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV/VCD) Universitas Ciputra kembali menghadirkan pameran tugas akhir tahunan Outlining Design 2026: CH2OMA di Ciputra World Surabaya. Lebih dari sekadar ajang menampilkan karya mahasiswa, pameran ini menjadi ruang lahirnya berbagai solusi kreatif yang berangkat dari persoalan nyata di masyarakat dan dikembangkan menjadi produk maupun bisnis yang memiliki potensi keberlanjutan. (Suara Surabaya)

Tema CH2OMA merepresentasikan semangat Program Studi DKV Universitas Ciputra yang mengintegrasikan empat pilar utama pendidikan, yaitu desain, teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan karya visual yang menarik, tetapi juga menciptakan solusi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna serta memiliki nilai ekonomi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. (Lentera Today)

Dari Tugas Akhir Menjadi Solusi Nyata

Menurut Ketua Program Studi VCD Universitas Ciputra, Stevanus Christian Anggrianto, tugas akhir mahasiswa saat ini tidak lagi berhenti pada penciptaan artefak visual. Setiap proyek dirancang sebagai solusi desain yang terintegrasi dengan branding, strategi komunikasi, pengalaman audiens, hingga model bisnis yang aplikatif. Oleh karena itu, Outlining Design menjadi wadah untuk menguji bagaimana sebuah gagasan desain mampu menjawab keresahan sehari-hari sekaligus memiliki peluang untuk berkembang di pasar kreatif. (Suara Surabaya)

Pendekatan tersebut mencerminkan perubahan paradigma pendidikan desain yang tidak hanya menghasilkan desainer, tetapi juga problem solver dan entrepreneur. Berbagai karya yang ditampilkan dalam CH2OMA memperlihatkan bagaimana mahasiswa memanfaatkan riset, observasi sosial, dan pengalaman personal untuk melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. (Suara Surabaya)

FitGlee: Mengatasi Obesitas Anak Melalui Permainan Tradisional

Sumber foto : Foto: Shinta Miranda

Salah satu karya yang menarik perhatian dalam pameran ini adalah FitGlee, sebuah permainan edukatif yang dikembangkan untuk membantu mengatasi masalah obesitas pada anak-anak. Berangkat dari pengalaman pribadi dan keprihatinan terhadap meningkatnya angka obesitas usia dini, proyek ini mengadaptasi permainan tradisional engklek menjadi media aktivitas fisik yang lebih menarik bagi generasi masa kini.

FitGlee memadukan unsur permainan, edukasi kesehatan, dan aktivitas motorik dalam satu pengalaman yang menyenangkan. Pendekatan tersebut menjadi contoh bagaimana budaya lokal dapat diolah kembali melalui desain modern untuk menjawab tantangan kesehatan kontemporer. Melalui permainan ini, anak-anak didorong untuk lebih aktif bergerak sekaligus memahami pentingnya pola hidup sehat sejak dini. (Suara Surabaya)

UNPST Worldwide: Dari Pengalaman Bullying Menjadi Brand Streetwear

Sumber foto : (ANTARA/Willi Irawan)

Kisah inspiratif lainnya datang dari Marcellus Bryan Soegiarto melalui brand streetwear UNPST Worldwide. Brand ini lahir dari pengalaman pribadi Bryan yang pernah mengalami perundungan akibat gaya berpakaiannya yang dianggap berbeda oleh lingkungan sekitar. Alih-alih menjadikan pengalaman tersebut sebagai hambatan, ia mengubahnya menjadi peluang untuk membangun ruang ekspresi bagi anak muda dengan keresahan serupa. (Suara Surabaya)

Mengusung konsep clean grunge, UNPST Worldwide menghadirkan gaya yang menggabungkan karakter rebel dan edgy dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Lebih dari sekadar produk fashion, brand ini membawa pesan mengenai kebebasan berekspresi dan penerimaan terhadap identitas diri. Melalui keterlibatannya dalam berbagai komunitas seperti skateboard, hardcore, dan hip-hop, Bryan berhasil membangun hubungan yang kuat antara produk, komunitas, dan nilai yang diusung brand tersebut. (Suara Surabaya)

Menjembatani Kreativitas dan Kewirausahaan

Salah satu keunikan Outlining Design 2026 adalah komitmennya untuk tidak berhenti pada tahap pameran. Universitas Ciputra menyiapkan mekanisme pendampingan melalui program inkubasi bisnis bagi karya-karya yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha kreatif. Sejumlah proyek terpilih akan memperoleh pelatihan, akses jaringan industri, hingga dukungan pengembangan bisnis agar dapat memasuki tahap produksi dan komersialisasi. (Lentera Today)

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana pendidikan desain di Universitas Ciputra mengintegrasikan proses kreatif dengan pola pikir kewirausahaan. Mahasiswa tidak hanya belajar menciptakan solusi visual, tetapi juga memahami bagaimana solusi tersebut dapat memberikan dampak sosial sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. (Universitas Ciputra)

Desain Sebagai Agen Perubahan

Outlining Design 2026 CH2OMA menunjukkan bahwa desain memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sekadar menghasilkan visual yang menarik. Melalui berbagai proyek yang dipamerkan, mahasiswa membuktikan bahwa keresahan sehari-hari dapat menjadi titik awal lahirnya inovasi yang relevan, berdampak, dan bernilai bisnis. Dari isu kesehatan anak, kebebasan berekspresi, hingga edukasi nutrisi, seluruh karya dalam pameran ini memperlihatkan bagaimana desain mampu menjadi jembatan antara kreativitas, kebutuhan masyarakat, dan peluang ekonomi. (Suara Surabaya)

Dengan demikian, CH2OMA tidak hanya menjadi pameran tugas akhir, tetapi juga representasi dari generasi desainer muda yang siap berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui pendekatan kreatif, inovatif, dan berkelanjutan. (Lentera Today)

Artikel lain