
(sumber gambar: Marios, DDesign. https://dessign.net/the-role-of-ai-in-game-art-production-revolutionizing-creativity-and-efficiency/)
Apakah kalian tahu Artificial Intelligence atau yang sering disingkat sebagai AI, tidak diciptakan dalam dekade ini?? AI sudah diciptakan pada tahun 1950-an, jauh sebelum smartphone ditemukan. Teknologi ‘deep learning’ dari AI sendiri sudah ditemukan sejak tahun 2010. Namun penggunaan AI secara massal oleh khalayak umum baru dipopulerkan di tahun 2022, dipelopori oleh meluncurnya ChatGPT by OpenAI. Dan sekarang, tanpa kita sadari penggunaan AI sendiri sudah melekat dalam keseharian hidup kita. Artificial intelligence memang merupakan sebuah inovasi cerdas yang sangat efisien. Mulai dari generating foto, musik dan video, AI mampu membuat semua hal ini dalam hitungan detik.
Nah, dalam industri kreatif artificial intelligence tidak hanya digunakan untuk men-generate foto dan video saja. Salah satu industri yang penggunaan Artificial Intelligence nya sedang naik daun adalah industri video game development. Sejak tahun 1970, AI sudah diperkenalkan ke dalam arcade game sebagai NPC lawan main single player users. Sampai beberapa tahun terakhir AI banyak digunakan sebagai code penggerak NPC di game terkenal seperti “Red Dead Redemption 2”, “The Elder Scrolls V: Skyrim”, dan “The Last of Us Part II. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, artificial intelligence tidak hanya terbatas sebagai penggerak NPC saja. Dalam setiap proses pengembangan video game, dari proses ideasi ke proses testing sampai berakhir di tangan user, AI dapat menjadi asisten anda dengan peran nya tersendiri.
Jadi apa saja nih update teknologi AI selain sebagai penggerak NPC? Fungsi Artificial Intelligence dalam industri game development terbagi sesuai dari perspektif user nya yang berbeda. Mulai dari game developer sendiri sampai ke user, banyak sekali hal hal yang AI bisa bantu di dalamnya. Yuk simak, apa saja kira kira peran AI di Industri game?
Artificial Intelligence bagi Game Developer

(sumber: https://eeccareertraining.uta.edu/training-programs/video-game-design/)
AI bagi Game Designers
AI dapat membantu game designers meringankan pekerjaan mereka. Mulai dari proses ideasi, AI sendiri selain bisa membuat ide ide serta konsep, lengkap beserta dengan narasi dan storyline. Mereka juga memiliki fitur penyempurnaan ide serta Prediksi analisis market. Dimana AI dapat memprediksi reaksi dan tanggapan dari user terhadap konsep game yang ada, berdasarkan dari data game serupa yang sudah rilis sebelumnya. AI juga dapat melakukan beberapa simulasi game flow, dimana ia akan memprediksi players experience (decision & progression) dari awal hingga akhir. Mendeteksi loophole dan error dalam narasi, serta menyempurnakan struktur game secara keseluruhan sebelum pengembangan game dimulai. AI juga dapat membantu mengubah detail dari konsep dan storyline berdasarkan feedback dari investor dan responden lainnya tanpa mengubah konsep utama yang ada. Jadi bagi kalian yang mungkin sering buntu karena ide kalian ditolak oleh tutor atau dosen, mungkin kalian bisa mencari alternatif ide plot lain lewat AI.
AI bagi Character Design Illustrator, Environmental & Background Illustrator, serta Concept Artist

(Sumber: https://online.njit.edu/blog-posts/9-interesting-facts-about-video-game-design-you-didnt-know)
Selain itu AI juga memiliki fitur Procedural Content Generation (PCG) yang dapat membantu desainer dan ilustrator melakukan brainstorming referensi dalam konsep desain, desain karakter, background environment game, serta aset aset lainnya. Kembali lagi tujuan penggunaan AI yang sifatnya beretika sendiri ada ketika kita menggunakannya sebagai asisten brainstorming dan pencarian referensi. Bukan ketika kita mentracing generated- AI image sama persis dan menduplikatnya tanpa mengubah atau menambah modifikasi apapun. Beberapa contoh penggunaan PCG dalam game sendiri ada di dalam game ‘No Man’s Sky yang memiliki 255 galaksi dengan ribuan planet di dalamnya. Jika kita menggunakan otak manusia untuk membuat konsep masing masing planet ini satu satu, maka proses ini akan memakan begitu banyak waktu. Namun dengan menggunakan AI PCG maka hal ini dapat dilakukan dengan lebih efisien dan ekonomis.
AI bagi Animator dan 3D Artist
Lalu dalam proses animasi, AI juga dapat membantu proses rigging karakter (membuat skeleton untuk karakter) yang biasanya merupakan pekerjaan repetitif dan memakan banyak waktu untuk mempermudah pekerjaan animator. Selain itu AI dapat membantu proses motion capturing dimana mereka dapat mengisi gap dari gerakan tubuh yang kaku agar menjadi lebih smooth dan realistis. Hal yang sama juga dapat dirasakan bagi para 3D artist. Dengan teknologi fine tunes, AI dapat memberikan detail yang lebih realistis pada sebuah 3d model, seperti detailing helaian rambut, lekukan yang ada di baju, dan definisi otot sebuah karakter.
AI bagi Programmer Games

(sumber: https://www.ausbildung.de/berufe/game-programmer/)
Untuk developer dan programmer sendiri, AI dapat menjadi teman anda saat melakukan testing serta quality assurance dengan mensimulasi real gameplay dan mendeteksi adanya bugs, glitches dan error dalam game. Dengan menggunakan Bot yang dapat menguji beberapa jalur permainan bersamaan, AI dapat menganalisis elemen-elemen game secara mendalam untuk menilai performa dan stabilitas game secara komprehensif.
AI untuk Players
Setelah proses pengembangan dan testing, peran Artificial Intelligence belum selesai sampai disana. Pada saat game sampai ke tangan players, AI memiliki beberapa fitur yang belum banyak orang tahu. Sesuai dengan namanya fitur Dynamic Difficulty Adjustment (DDA) merupakan sebuah sistem yang dapat mempelajari performa player in real time, dan menyesuaikan level kesulitan nya berdasarkan hal tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan menambah atau mengurangi level lawan maupun menambah kesempatan munculnya resources, menyesuaikan dengan level kemampuan player. Sebagai sebuah contoh penggunaan DDA ada dalam permainan Resident Evil: 4, dimana mereka akan menambah jumlah lawan jika melihat kemampuan player yang bagus.
Dalam permainan strategis, AI memiliki fitur lain yang dinamakan Real Time Strategy (RTS) dimana mereka menggunakan taktik non-scripted yg lebih human-like untuk merespon attack-patterns dari players. Kembali lagi, Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan level kesulitan bagi players. Hal ini juga berlaku dalam permainan Multiplayer, dimana AI membantu melakukan proses matchmaking opponents dengan level kemampuan bermain yang selevel.
Dalam praktiknya artificial intelligence sendiri memiliki banyak keuntungan bagi industri game development. Selain dapat mengefisienkan proses pengembangan, eksekusi dan testing, AI juga dapat membantu membuat game yang lebih adaptif, intuitif, dan personalized bagi players. Dan untuk sekarang walau AI sudah bisa generate desain karakter, background environment dan aset aset lain secara mandiri, AI tetap tidak bisa bekerja tanpa ada campur tangan manusia. Teknologi AI masih terlalu dini untuk dijadikan hasil visual final product dalam game. Generative image dan animation yang ada masih memerlukan banyak modifikasi. Belum lagi risiko pelanggaran copyright dan tuntutan hukum karena konsep desain yang di generate oleh AI memiliki kesamaan yang fatal dengan game lain.
Jadi teman teman yang ingin bergabung ke dalam industri game development, jangan takut ya. Perlakukan AI sebagai sebuah asisten serba bisa yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan anda. Tentunya penggunaan teknologi ini tetap harus dilakukan secara beretika dan tidak dipakai menjadi output final product dalam game. Kreativitas manusia tetap tidak bisa digantikan, apalagi di industri game yang memiliki niche masing masing. Masih banyak konsep yang belum pernah dicoba sebelumnya dalam game, dan belum tereksplor oleh manusia. Jadi mari terus berinovasi dengan hal-hal baru dan semangat berkarya!!
Fennie Fedora Wijaya
Sumber:
https://aici-umg.com/article/sejarah-ai/
https://ijcert.org/ems/ijcert_papers/V3I307.pdf
https://medium.com/
https://www.incredibuild.com/blog/artificial-intelligence-in-game-development-the-top-6-ai-tools-you-need-now
https://www.testingxperts.com/blog/future-of-game-testing
https://www.researchgate.net/publication/228889029_AI_for_dynamic_difficulty_adjustment_in_games
https://www.bccn3.com/industry-application/using-ai-character-design-games



