Minggu, 29 Mei 2016, Jalan Kembang Jepun Surabaya diramaikan oleh 1500 warga yang mengikuti dan menonton Festival Rujak Uleg, acara tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-723.

Sejak tahun 2012, setiap tahunnya Culinary Business Universitas Ciputra selalu mengirimkan satu kelompok perwakilan untuk mengikuti acara ini. Kali ini mahasiswa angkatan 2015 yaitu Robby, Russell Nicholas Wijaya, Andyka Syah Putra, Christian Yohanes, dan Christian Hiskia didampingi oleh Pak Hari Minantyo berangkat mewakili keluarga besar Culinary Business Universitas Ciputra.

Pagi-pagi benar tepatnya Pukul 07.00 WIB, mengenakan kostum ala Kungfu Panda yaitu sarung dan topi petani, mereka sudah siap untuk beraksi di festival rujak uleg yang ke-14 ini. Acara rujak uleg sendiri berlangsung dari Pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.
Acara ini terdiri dari dua babak di mana babak pertama diikuti oleh 225 tim dan babak kedua diikuti oleh 45 tim yang masuk nominasi. Sungguh luar biasa walaupun cuaca hari itu sangat panas dan para mahasiswa terbakar matahari, namun mereka tetap semangat menyorakkan yel-yel yang mereka ciptakan sendiri sambil menguleg rujak dengan tarian dan goyangan yang heboh.
“Klompok paling eksis
Klompok paling kece
Yo.. 255
Wong e ganteng-ganteng
Koyo sogok tunteng
Dadine peteng
1..2..
Neng kene nguleg
Neng kono nguleg
Nang endi endi nyekel ulgan
Sebelah nguleg
Pojok’an nguleg
Gurung tentu rosone yo enak..
La. La. La. La. La”
Tim yang terdiri dari lima mahasiswa ini berhasil masuk sampai 5 besar dan memenangkan hadiah uang serta sepeda gunung. Penilaian dilakukan berdasarkan kehebohan dan kreativitas para peserta baik dari kostum, tarian, maupun penampilan merek menguleg rujak tersebut. Hadiah diserahkan sendiri oleh Ibu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Sungguh kesempatan yang sangat langka bisa mendapatkan hadiah dan berjabatan tangan dengan Ibu Risma sendiri. Walaupun lelah, mereka pun pulang dengan hati bangga dan gembira.



