Partisipasi FTO dalam 7th International Conference on Sustainable Animal Agriculture for Developing Countries (SAADC 2019)



Delegasi Food Technology Department Universitas Ciputra Surabaya pada SAADC (Sustainable Animal Agriculture for Developing Countries) 2019

Sustainable Animal Agriculture for Developing Countries (SAADC) yang diadakan di Nepal adalah sebuah konferensi internasional tentang peternakan hewan untuk Negara berkembang dan juga menyediakan platform untuk bertukar informasi dan teknologi baru yang terkait dengan peternakan hewan. Tema yang diusung di tahun 2019 ini adalah Eco-friendly Animal Production for Profitable Smallholder Farming. Konfersi ini diikuti oleh berbagai kalagan, seperti mahasiswa, pengusaha, ilmuan nasional dan internasional, dan akademisi. Pada tahun 2019 ini 3 mahasiswa Universitas Ciputra ikut terlibat dalam konferensi tersebut. Tiga mahasiswa tersebut berasal dari prodi International Food Technology semester 3.

Mereka mengikuti konferensi tersebut tidak mudah. Mereka harus bersaing dengan banyak orang yang ada di Indonesia untuk bisa lolos ke SAADC. Berkat kerja keras dan konsisten mereka dapat lolos untuk mengikuti program seminar SAADC. Kegiatan yang dilakukan berlangsung selama 4 hari, dimulai dari tanggal 8 November – 11 November. Selama 4 hari tersebut mereka mengikuti serangkaian acara yaitu mendengarkan seminar, mengikuti sesi yang bisa dipilih sesuai denga pasionnya. Selain itu juga mereka mempersentasikan hasil penelitian mereka di depan orang-orang yang bukan berasal dari Indonesia saja. Mereka membuat dan meneliti bakso fungsional. Apa itu bakso fungsional? Bakso fungsional merupakan bakso yang dibuat dari daging ayam afkir (ayam yang sudah tidak dapat bertelur lagi). Selain menggunakan ayam afkir untuk menambah nilai fungsionalnya ditambahkan tepung daun kelor dan tepung biji nangka.

Tanggapan mahasiswa yang selama 4 hari mengikuti konfersi SAADC di Nepal adalah memiliki new experience, kenalan baru, dapat memahami pola fikir dari berbagai Negara, dan juga mereka jadi lebih banyak belajar mengenai penelitian dan yang lebih penting lagi tentang peternakan dan pertanian, cara meningkatkan kualitas dan produksi bahan baku (ternak dan hasil kebun), hingga cara penanggulangan penyakit yang biasa terjadi pada manusia. Kesan dari perserta adalah worth the efforts, seru, mendapat pengalaman baru, dan mendapat teman baru dari berbagai negara.



Artikel lain
No results found.
Chat With Our Ambassador