Terjun ke Dunia Kopi melalui Cupping

Penulis : Felix Dhanaputra Logianwy

Banyak dari kita yang berpikir bahwa kopi itu hanya memiliki satu rasa: pahit. Memang benar, rasa utama dari kopi adalah pahit. Ini karena jenis kopi yang kita umumnya konsumsi merupakan kopi dari varietas robusta, yang memiliki karakter rasa yang demikian. Namun, varietas kopi tidak hanyalah robusta, masih banyak varietas lain seperti arabica, excelsa, dan liberica. Varietas-varietas kopi ini memiliki karakter rasa yang lebih beragam dan kompleks, tidak sekadar pahit saja. Pada kopi varietas arabica misalnya, rasanya bisa bervariasi dari kesan buah-buahan (fruity), bunga (floral), hingga rempah-rempah. Beberapa kopi tertentu seperti kopi spesialti, memiliki karakter rasa yang sangat kompleks, sehingga umumnya sangat disukai.

Namun, bagaimana bisa kita merasakan karakter rasa yang unik ini dari kopi? Metode utama yang banyak digunakan adalah cupping. Metode ini telah digunakan untuk mengklasifikasi kopi spesialti, yang biasanya dilakukan oleh Asosiasi Kopi Spesialti (SCA/Specialty Coffee Association). Cupping tidak hanya sekedar meminum kopi, karena setiap langkahnya dilakukan demi menilai kopi secara kesuluruhan.

Pada bulan Januari hingga Maret 2026, dua murid dari Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Jurusan Food Technology Program (FTP), berkesempatan untuk mengikuti program magang internasional di Jepang. Kedua murid ini, Aurelio dan Felix Dhanaputra Logianwy, belajar langsung dari para ahli kopi di perusahaan kopi Saza Coffee. Di tempat itu, salah satu hal yang mereka berdua pelajari adalah pentingnya cupping dalam menghasilkan kopi yang berkualitas dan nikmat.

Untuk melakukan cupping, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:

  1. Siapkan biji kopi yang telah dipanggang, lalu haluskan dengan coffee grinder. Untuk cupping yang ideal, sebaiknya siapkan beberapa jenis kopi yang berbeda agar dapat saling membandingkan.
  2. Cium aroma dari bubuk kopi, dan perhatikan karakter aromanya
  3. Tambahkan air panas mendidih dengan suhu ±93 ºC. Jangan diaduk, dan biarkan kopi terseduh selama 4 menit
  4. Setelah itu, lakukan break dengan menggunakan sendok untuk meminggirkan ampas kopi yang mengapung, sambil mencium aroma yang muncul selama break
  5. Setelah break, pindahkan ampas kopi dan busa yang mengapung ke gelas lain
  6. Tunggu hingga kopi cukup dingin untuk dicicip (biasanya sekitar 6 menit)
  7. Cicip kopi menggunakan sendok atau gelas kecil. Perhatikan karakter rasa yang muncul dari kopi, dan cicip kopi saat panas, hangat dan dingin

Kopi bukanlah hanya sekedar minuman pahit yang diminum untuk menghilangkan kantuk, namun juga minuman yang kompleks. Hanya dengan mengubah sedikit cara kita mengonsumsi kopi, kita dapat merasakan karakter rasa dari kopi yang kita tidak sadari sebelummnya. Mengetahui cara cupping yang benar akan membuka dunia kopi yang luas dan beragam, terutama dalam kopi spesialti.

Artikel lain
Chat With Our Ambassador