Universitas Ciputra Surabaya Meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Pondok Alam Adat Budaya Mahapatih Narotama Jolotundo
Pondok Alam Adat Budaya Nusantara Mahapatih Narotama adalah sebuah area cagar budaya yang terletak di Pertitaan Jolotundo, Kabupaten Mojokerto. Pondok Alam sering dikunjungi oleh berbagai pihak, termasuk para wisatawan. Di tempat ini, terdapat tiga program kegiatan yaitu program pendidikan, rehabilitasi, dan kebudayaan.
Universitas Ciputra Surabaya telah melangsungkan pengembangan sumber daya manusia dan fasilitas di Pondok Alam dengan dukungan dana dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) 2023. Kegiatan “PKM Santri Pondok Alam Adat Budaya Nusantara Mahapatih Narotama Mojokerto untuk Pengembangan Fasilitas dan Konservasi Air Berbasis Sosiopreneurship” berlangsung selama empat bulan dan memiliki tiga komponen utama, yakni pelatihan konservasi air, pelatihan kewirausahaan, dan pengembangan fasilitas pendidikan berbasis alam di Pondok Alam Adat Budaya Nusantara Mahapatih Narotama.

Keterangan: Pelaksanaan pelatihan konservasi air kepada santri Pondok Alam oleh dosen dan mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Ciputra Surabaya.
Dalam pelatihan konservasi air, santri Pondok Alam dilatih menjadi trainer konservasi air bagi pengunjung Pondok Alam dan wisatawan yang mengunjungi Jolotundo. Pelatihan yang dikoordinasi Oki Krisbianto, dosen Teknologi Pangan Universitas Ciputra Surabaya pada 12 Juli 2023 juga mencakup informasi tentang Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk air minum dalam botol. Ini menjadi penting karena Pondok Alam mengemas air Jolotundo dalam botol untuk disediakan bagi pengunjung. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dan santri Pondok Alam tentang pentingnya menjaga kelestarian sumber air Jolotundo yang menjadi sumber air bagi desa-desa di sekitarnya. Sebaliknya, tim Pondok Alam sendiri memberikan wawasan dan pengalaman bagi mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya diajarkan terkait kehidupan masyarakat di tempat perkotaan bahwa di luar sana banyak persaingan dan dalam bekerja kita tidak boleh mudah terpengaruh oleh hal negatif supaya kita tidak bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Ajaran yang telah diberikan ke saya berdampak besar pada diri saya untuk pikiran saya lebih terbuka dari sebelumnya,” ujar Wilson Marcelino, mahasiswa Teknologi Pangan yang menjadi tim.

Keterangan: Pelaksanaan pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat Jolotundo.
Pelatihan kewirausahaan yang dikoordinasikan oleh Laurensia Maureen Nuradhi, dosen Arsitektur dan Entrepreneurship Universitas Ciputra Surabaya, membantu keluarga santri Pondok Alam untuk mengembangkan usaha yang mereka miliki, seperti industri mikro gitar custom yang dimiliki pengurus Pondok Alam.
Pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Prof. Nyoman Puspa Asri ini juga mencakup pengembangan fasilitas pembelajaran di Pondok Alam, berupa gazebo dengan desain yang mempertimbangkan konservasi alam. Desain gazebo dikembangkan tim arsitektur yang dipimpin Laurensia Maureen Nuradhi.
Prof. Nyoman Puspa Asri sebagai ketua tim pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk dukungan Universitas Ciputra Surabaya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) di Pondok Alam Adat Budaya Mahapatih Narotama.





