Senin, 7 September 2015, program studi International Hospitality & Tourism Business (IHTB) Universitas Ciputra mengundang Bapak Glen Carolus Pattiradjawane, Ph.D. selaku Training Manager dari Seminyak Beach Resort & Spa untuk berbagi mengenai “Careers in Hospitality Industry” dalam mata kuliah Tourism and Hospitality Knowledge, yang dipandu oleh dua pengajar IHTB Bapak Kiki dan Ibu Cici.
Kepada mahasiswa jurusan perhotelan dan pariwisata Universtias Ciputra, Pak Glen menjelaskan bahwa dunia hospitality saat ini sedang berkembang dengan pesat. Menurut Calliers International Indonesia, pada tahun 2018 akan ada sekitar 31 hotel baru yang akan hadir di Bali. Hal ini menunjukkan bagaimana perkembangan dunia hospitality di Indonesia.
Menurut beliau cara untuk dapat bertahan di dalam dunia hospitality salah satu hal penting adalah menguasai Bahasa Inggris. Melihat kondisi saat ini yang menjelang MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dimana dengan masuknya pekerja asing di Indonesia akan menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa wajib. Sehingga akan mempermudah pekerjaan hospitality apabila dapat menggunakan Bahasa Inggris. Alangkah baiknya apabila dapat mempelajari bahasa asing lain selain Bahasa Inggris karena hal tersebut dapat mempermudah kita apabila harus berinteraksi dengan orang asing yang tidak mengerti Bahasa Inggris.

Selain itu, pengetahuan yang kita miliki juga penting dalam hospitality industry. Lebih baik apabila kita memiliki pengetahuan yang lebih dari 1 departemen. Misalnya selain mengerti departemen Accounting kita juga memiliki kemampuan untuk bekerja di departemen Human Resource. Hal ini akan sangat berharga bagi orang yang ingin bekerja dalam hospitality industry.
Pak Glen berbagi tips untuk wawancara dalam bidang hospitality. Menururt beliau, saat diwawancara yang terpenting adalah menunjukkan passion kita. Dengan bekerja sesuai dengan passion, kita dapat lebih menikmati pekerjaan.
Di dalam pekerjaan di hospitality industry, Pak Glen menyampaikan bahwa beliau menerapkan filosofi ‘SMILE’. Yaitu filosofi saat mulai menginjakkan kaki di tempat kerja (hotel) harus tersenyum. Senyuman juga harus senyuman yang tulus baik kepada rekan kerja maupun kepada tamu. Karena tamu dapat membedakan antara senyuman tulus dan senyuman palsu. Dengan memberikan senyuman pada setiap tamu kita akan menjadi lebih ramah dan siap untuk melayani tamu.
Penulis : Gabriel Joseph Ivan Winata – IHTB 2014





