Kolaborasi Penta-Helix Pendidikan Tinggi Sub Sektor Ekonomi Kreatif: Model dan Implementasi

Nama Pelaksana:

  1. Marini Yunita Tanzil, B.Com.Des, M.Fashion
  2. Astrid, S.T., M.M
  3. Susan, S.T., M.T., Leed Green Associate.
  4. Christian Anggrianto S. Sn., M.M., Ph.D

Ringkasan Kegiatan:

Sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf) memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Kontribusi PDB Ekraf terhadap PDB nasional di tahun 2020 yakni sebesar 7,35% dengan estimasi total ekspor Ekraf sebesar US$15,06 miliar. Namun, pandemi Covid-19 dengan cepat mengubah perekonomian Sektor Ekraf sejak Febuari 2020 hingga saat ini. Di tahun 2020, PDB Ekraf mengalami penurunan sebesar -2,39 persen dan jumlah tenaga kerja Ekraf mengalami penurunan sebesar -2,49 persen (Kemenparekraf 2020).

Untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan perekonomian, skema kolaborasi penta-helix dapat dilakukan dimana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media berkolaborasi dalam mengembangkan inovasi pengetahuan yang ditransformasi menjadi produk dan atau jasa yang memiliki nilai ekonomis.

Universitas Ciputra Surabaya selaku perguruan tinggi yang telah melakukan model kolaborasi penta-helix dan menjadi panutan model kerja sama antara akademisi dan industri pada program acara Jakarta Muslim Fashion Week 2021, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya menyediakan model dan implementasi kolaborasi penta-helix Pendidikan Tinggi Sub Sektor Ekonomi Kreatif melalui program Matching Fund Kedaireka 2022. Program ini bertujuan untuk meningkatkan praktik kolaborasi penta-helix guna mencapai pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia terutama di Sub Sektor ekonomi kreatif.

Program dimulai dengan pengumpulan data menggunakan metode survei lapangan, desk research, focus group discussion, dan pembagian kuesioner kepada 40 Perguruan Tinggi dengan Fakultas dan Program Studi di bidang Ekonomi Kreatif yang meliputi 17 sub sektor yaitu Pengembang Permainan, Kriya, Desain Interior, Musik, Seni Rupa, Desain Produk, Fesyen, Kuliner, Film, Animasi, dan Video, Fotografi, Desain Komunikasi Visual, Televisi dan Radio, Arsitektur, Periklanan, Seni Pertunjukan, Penerbitan, dan Aplikasi. Data yang dikumpulkan adalah data implementasi model kolaborasi penta-helix masing-masing Program Studi.

Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah menjadi konten untuk pembuatan buku yang memuat data-data terkait model kolaborasi dan implementasi kolaborasi penta-helix Perguruan Tinggi dengan program studi di bidang Ekraf di Indonesia. Konten buku melalui proses layout, penerbitan, dan pencetakan buku. Seluruh proses dari pengumpulan data, FGD hingga penerbitan buku didokumentasikan dalam bentuk video.

Capaian Kegiatan:

Program ini menghasilkan model kolaborasi Penta-Helix, buku ber-isbn dengan judul Kolaborasi Penta-Helix Pendidikan Tinggi Sub Sektor Ekonomi Kreatif: Model dan Implementasi yang dipublikasi secara elektronik (e-book) dan cetak yang dapat diakses oleh publik di micro website Kemenparekraf, presentasi dan publikasi book chapter terindeks Scopus di Envision 2022: International Conference of Sustainability in Creative Industries, video mengenai program dan best-practice dari model kolaborasi Penta-Helix dari sudut pandang Perguruan Tinggi, 2 hak cipta, dan publikasi di media massa Times Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed