Perilaku Kepemimpinan yang Melayani terhadap Inovasi Tim Start-up Bisnis

Nama Peneliti:

  1. Agoes Tinus Lis Indrianto, S.S., M.Tourism., Ph.D. (Ketua)
  2. Ir. Tony Antonio, M.Eng.
  3. Liestya Padmawidjaja, S.T., M.M.

Ringkasan Penelitian:

Perkembangan kewirausahaan di Indonesia baik dalam UMKM maupun start-up sangatlah signifikan. Kontribusinya pada pembangunan ekonomi bangsa sangat berarti, namun pengembangan kewirausahaan tersebut tidak selalu diiringi dengan pengembangan sumber daya manusia sebagai pelaku kegiatan ekonomi tersebut. Pelaku usaha yang memenuhi kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan selalu menjadi kebutuhan.

Permasalahan utama pada seluruh start-up adalah langkanya kreativitas dan inovasi. Penelitian terdahulu mengeksplorasi persentase kegagalan start-up dengan mewawancarai direktur dan CEO inkubator dan start-up, baik di Indonesia maupun di Singapura. Ditemukan bahwa kurang dari 5% dari start-up bertahan dalam dua tahun ke depan. Studi ini mengindikasikan beberapa masalah pendiri start-up seperti mentalitas pemimpin, inovasi, kurangnya pengetahuan umum, dan ekosistem.

Penelitian ini mengkaji pengaruh perilaku pemimpin terutama pemimpin yang melayani, servant leadership, terhadap inovasi tim pada start-up dengan ambidexterity sebagai mediasi. Populasi penelitian adalah start-up pada tiga kota utama yaitu Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Tujuan penelitian ini antara lain meneliti bagaimana perilaku pemimpin yang melayani (servant leadership behavior) dapat mempengaruhi inovasi tim dan mempelajari bagaimana penerapan proses mediasi dan moderasi yang membantu mendorong pemimpin untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi pada tim start-up. Beberapa variabel yang ditelaah antara lain ambidexterity sebagai variabel mediasi dan iklim di dalam tim (team climate) serta prototipikaliti pemimpin (leader’s prototypicality).

Capaian Penelitian:

Studi menunjukkan bahwa penerapan servant leadership dapat dilihat dalam tiga fase, yaitu pembangkitan ide, penyelesaian masalah, dan pencapaian target. Terdapat beberapa atribut servant leadership yang telah dipraktikkan untuk meningkatkan kreativitas tim. Penelitian ini menegaskan bahwa Perilaku Kepemimpinan yang melayani berpengaruh positif terhadap Inovasi Tim. Kepemimpinan yang melayani memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding gaya kepemimpinan lainnya. Hal ini menjadi sumbangsih bagi kajian kepemimpinan yang melayani. Terdapat hubungan yang erat antara perilaku kepemimpinan dengan pembangunan tim, termasuk inovasi tim.

Penelitian ini membantu pendiri start-up untuk mengembangkan perilaku kepemimpinan yang tepat ketika memimpin anggota start-up untuk berinovasi. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pengetahuan dalam inovasi tim dan perilaku kepemimpinan yang melayani dalam start-up. Sumbangsih hasil penelitian dapat diterapkan dalam pengembangan SDM (sumber daya manusia) yang tepat untuk meningkatkan start-up di Indonesia. Kedua hal ini menjadi sasaran pengembangan perekonomian di Indonesia.

Adapun penelitian ini telah dipublikasikan di beberapa jurnal, antara lain:

  1. Artikel berjudulFostering Team Innovation in Tech Start-Ups: The Role of Team Ambidexterity as Mediator Between Servant Leadership Behaviour and Team Innovationdi International Journal of Innovation Management 25 No. 8 Tahun 2021.
  2. Artikel berjudul “In search of mediators of leadership behavior to Team Creativity in Team Start-ups” di jurnal Frontiers in Psychology.
  3. Artikel berjudul “The Application of Servant Leadership in Building Creativity in Tourism Start-Up Team in Surabaya” di International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) 6 No. 4 Tahun 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed