Lewat Apple Foundation Program, UC Dorong Guru Pesantren Kuasai Teknologi dan Inovasi

Surabaya, 2 November 2025 — Universitas Ciputra (UC) Surabaya kembali menunjukkan perannya sebagai kampus berdampak melalui program Apple Foundation, hasil kolaborasi antara Apple Developer Academy @UC dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Program berdurasi dua minggu ini diikuti oleh 27 Guru dari 17 pesantren di 12 kota se-Jawa Timur, dengan tujuan memperkaya pengetahuan peserta yang merupakan guru-guru pesantren pada dunia teknologi dan pembelajaran digital berbasis Challenge Based Learning.

Sebagai Apple Developer Academy kedua di Indonesia, UC berkomitmen untuk memperluas dampak pendidikan teknologi ke ranah yang lebih luas, termasuk penyebaran lembaga pesantren yang selama ini identik dengan pendidikan berbasis agama.

Melalui Apple Foundation, para guru diajak untuk mengenal ekosistem Apple sekaligus belajar bersama Apple Academy sehingga dapat lebih kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Dalam sambutannya, Profesor Wirawan Denny Bernardus, Board Executive Yayasan Ciputra Pendidikan, menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan di lingkungan pendidikan pesantren.

“Guru-guru ini adalah orang yang paling bisa mewarnai masa depan siswa-siswa para santrinya. Saya kira manfaatkan program Foundation ini agar Bapak Ibu semua punya kesempatan menularkan metode pembelajaran yang namanya Challenge Based Learning,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini dirancang untuk menumbuhkan semangat belajar mandiri dan berpikir kreatif. Para peserta dibekali perangkat dengan Apple Ecosystem untuk mendukung proses eksplorasi dan eksperimen teknologi secara langsung. Menurut Rian Chandra, M.M., GPS, selaku Programm Manager Apple Developer Academy @UC, Apple Foundation menjadi wadah pengenalan awal bagi para peserta sebelum melangkah ke level akademi yang lebih intensif selama berbulan bulan.

Program ini juga memperkenalkan filosofi pembelajaran Apple Developer Academy yang dikenal dengan STICC  yang berupa kepanjangan dari;

Self-Regulated Learning, Thought Articulation, Interdisciplinary Collaboration, Critical Thinking, dan Continuous Improvement.

Pendekatan ini menjadi relevan di tengah transformasi pendidikan yang menuntut adaptasi lintas disiplin. Dengan menerapkan lima nilai utama tersebut, para guru pesantren diharapkan dapat mengintegrasikan metode berpikir kritis dan kolaboratif ke dalam pembelajaran berbasis nilai-nilai keagamaan.

Melalui Apple Foundation Program, UC tidak hanya menyebarkan pengetahuan ke seluruh masyarakat termasuk ke pesantren, tetapi juga memperluas makna literasi digital dalam konteks sosial dan spiritual. Harapannya, para pendidik sebagai peserta dapat menularkan semangat inovasi kepada para santri untuk membangun generasi yang tidak hanya paham agama, tetapi juga siap menghadapi masa depan berbasis teknologi dan Entrepreneurship.

Wujudkan impian kuliahmu di Universitas Ciputra!

Klik tombol di bawah untuk tahu lebih banyak tentang beasiswa & promo pendaftaran terbaru.

Artikel lain
WhatsApp