Dokter Edwin dari Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra meraih Juara 1 dalam Jakarta Nephrology Meeting 2026
dr. Edwin Hadinata, Sp.PD memenangkan Jakarta Nephrology Meeting 2026

Kabar Baik! Riset UC Ungkap Pencegahan Kerusakan Ginjal Akibat Diabetes

Penderita diabetes kerap ketakutan akan komplikasi penyakit, salah satunya adalah gangguan fungsi organ vital. Namun, kabar baik kini datang dari dunia akademis. Riset Universitas Ciputra berhasil membuka peluang baru dalam upaya pencegahan kerusakan ginjal pada penderita diabetes. Temuan inovatif ini tidak hanya membawa angin segar bagi dunia medis, tetapi juga memberikan harapan untuk meningkatkan kualitas hidup. 

Penemuan 2 Zat Berbahaya

Penelitian dosen FK UC, dr. Edwin Hadinata, Sp.PD mengungkapkan temuan riset yang dilakukan: 

  • 2 zat berbahaya: paparan Ochratoxin A dan Citrinin (jenis mikotoksin dari lingkungan) dapat mempercepat kerusakan ginjal.
  • Mekanisme kerja: kerusakan terjadi melalui proses ferroptosis pada penderita diabetes. 

Hasil temuan tersebut membuka sudut pandang baru mengenai dampak faktor lingkungan yang sebelumnya jarang tersorot dalam penanganan penyakit ginjal. Berkat terobosan ilmiah ini, dr. Edwin berhasil menyabet juara 1 dalam ajang Jakarta Nephrology Meeting (JNM) 2026.

Dokter Edwin menyampaikan bahwa hasil penelitian ini mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap paparan mikotoksin yang muncul pada bahan pangan akibat penyimpanan yang kurang baik. Lebih lanjut, ia berharap temuan ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk mengembangkan metode deteksi dini, merumuskan strategi pencegahan, serta mendorong riset lanjutan dalam penanganan penyakit ginjal, khususnya pada penderita diabetes. 

Komitmen Nyata pada Masyarakat

FK UC berkomitmen untuk menghadirkan riset yang berkontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan kesehatan masyarakat. Dekan FK UC, Prof. Dr. Hendy Hendarto, dr., Sp.OG(K) menyatakan bahwa penelitian ini menegaskan komitmen Universitas Ciputra dalam menghadirkan riset berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Langkah ini berguna untuk mendorong lahirnya inovasi medis yang berdampak nyata, memperkaya ilmu pengetahuan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Kolaborasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terus terlaksana di Universitas Ciputra agar inovasi tersebut dapat menjawab berbagai tantangan bangsa. Keberhasilan menjuarai Jakarta Nephrology Meeting 2026 membuktikan efektivitas kolaborasi tersebut. Lebih dari itu, penghargaan ini membuktikan bahwa riset sivitas akademika Universitas Ciputra tidak hanya berkontribusi bagi pengembangan ilmu kedokteran, tetapi juga bermanfaat nyata bagi masyarakat. 

Ingin ikut menciptakan inovasi yang berdampak bagi dunia kesehatan? Yuk, bergabung bersama Universitas Ciputra dan wujudkan mimpimu melalui pembelajaran berbasis riset! Daftarkan dirimu sekarang di pmb.uc.ac.id

Wujudkan impian kuliahmu di Universitas Ciputra!

Klik tombol di bawah untuk tahu lebih banyak tentang beasiswa & promo pendaftaran terbaru.

Artikel lain
WhatsApp